Ekstrakulikuler E-Sport SMA 1 PSKD

Aneh!! Salah Satu SMA Di Jakarta Pusat Mengajarkan Muridnya Untuk Bermain Game Di Kegiatan Ekstrakulikulernya

Posted on

Ekstrakulikuler E-Sport SMA 1 PSKDGadgetnesia – Ekstrakulikuler kegiatan pembelajaran non formal ataupun formal untuk pengembangan bakat siswanya, dan dilakukan diluar jam pebelajaran disekolah. EKstrakulikuler terdiri dari berbagai macam dari yang formal seperti Matematika, Fisika, Bahasa ataupun yang bersifat nonformal seperti olahraga.
Namun Berbeda Dengan yang lainnya, salah satu sekolah SMA di jakarta pusat memiliki sebuah ekstrakulikuler yang dianggap aneh. ekstrakulikuler tersebut addalah e-sport sebuah ekstra yang pembelajarannya tentang game.

Sekolah tersebut adalah SMA 1 PSKD yang terletak di Jalan Diponegoro No.80, RT.2/RW.6, Kenari, Senen, RT.2/RW.6, Kenari, Senen, Jakarta Pusat. Sekolah tersebut telah memperkenalkan Ekstrakulikuler e-sport terhadap siswanya.

Dengan adanya hal tersebut banyak yang menganggap salah kaprah terhadap adanya ekstrakulikuler tersebut. pasalnya banyak masyarakat yang menganggap game adalah sebuah hal yang negatif dan membuat orang menjadi malas.

Namun Hal tersebut dibantah oleh kepala sekolah SMA 1 PSKD, “Suatu sekolah itu goal-nya mendekatkan murid-murid dengan apa yang mereka minati. Ketimbang e-Commerce dan coding, anak-anak lebih tertarik dengan eSports,” ujar Yohanes kepala sekolah SMA 1 PSKD.

Menurut kepala sekolah adanya ekstrakulikuler tersebut bukan semata untuk menjerumuskan siswanya terhadap kejelekan, melainkan untuk mengasah bakat kemampuan siswanya.

Untuk mengikuti ekstra e-sport tidak mudah, karena tidak semua siswa dapat mengikuti ekstrakullikuler tersebut. terdapat persyaratan untuk dapat mengikuti bimbingan e-sport. dari ratusan siswa yang mendaftar hanya beberapa yang dapat mengikuti ekstrakulikuler tersebut.

Siswa – siswa dengan nilai terbaik dan yang pintar saja yang dapat menikuti ekstrakulikuler tersebut. syarat wajib untuk mengikuti program tersebut adalah siswa harus memiliki nilai rata – rata 80 pada semua mata pelajaran. 

Nantinya akan dibagi menajdi beberapa cabang, cabang pertama yaitu dengan game League of LegendsDefence of the Ancients 2 (DotA), dan Counter Strike: Global Offensive. dan untuk cabang lainnya masih direncakan.

Untuk guru pengajar program esport tersebut, pihak sekolah telah menyiapkan dua orang tenaga pengajar, dan masih mencari orang untuk menjadi tenaga pengajar di SMA 1 PSKD. berminat menjadi guru pengajar? segera daftarkan diri anda. (Div/GN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *